Jakarta merupakan kota yang kerap terkena banjir. Setiap
tahun sudah pasti akan terjadi banjir. Bahkan banyak cara yang dilakukan untuk mencegah
banjir datang lagi ke ibukota. Demi memudahkan langkah tersebut, Ahok di akhir
tahun 2014 memberikan keputusan guna menggusur rumah-rumah warga yang berada di
sekitar pinggiran kali. Dengan cara melakukan eksekusi ke arah Pademangan yang
terdapat di daerah Jakarta Utara dan juga di Pinangsia yang berada di area Jakarta
Barat.
Kebijakan ini sudah pasti mendapatkan tentangan dan
protes besar dari semua warga yang tinggal di pinggiran kali. Pro dan kontra tentu
saja sudah pasti muncul. Dan kontra biasanya akan muncul dari warga yang merasa
tersingkirkan dan terpinggirkan. Padahal Pemprov DKI sendiri sudah menyediakan rusun
atau rumah susun yang menjadi tempat tinggal mereka.
Sayangnya masyarakat Indonesia kurang kreatif dan malas.
Ada banyak cara dan desain yang bisa dilakukan untuk mencegah rumah terkena
banjir. Seperti yang dilakukan di Inggris. Rumah yang diberi nama Airbnb’s
Floating House on the River Thames ini sangat unik dan pas untuk area rumah
yang kerap terkena banjir. Rumah unik ini ternyata bisa mengapung di sungai
Thames dan juga bisa melewati Tower Bridge serta London Eye. Dan rumah ini bisa
dijalankan sesuka hati seolah sedang naik kapal.
Sementara di area interior, Anda bisa menemukan bahwa
rumah ini benar-benar memiliki tampilan rumah yang sangat lengkap dengan tambahan
2 kamar tidur dan juga kitchen set serta sudah terdapat taman kecil. Masih ada rumah
anjing hingga pohon apel didalamnya. Rumah tersebut terlihat seperti pondok
kecil dengan tinggi sekitar 8 meter yang dilengkapi jangkar sehingga bisa dilempar
di daerah tertentu jika Anda menginginkannya.
Tentu saja desain rumah ini bisa Anda terapkan di
Jakarta. Rumah Airbnb’s Floating House ini bisa menerabas banjir dan juga
berjalan di sungai-sungai di Jakarta dan juga Kalimantan hingga lautan. Menarik
bukan ide dari rumah tersebut ?

No comments:
Post a Comment